Berita Pangandaran (Isikata)- Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, mendorong Dinas Perpustakaan Kabupaten Pangandaran untuk bertransformasi menjadi salah satu destinasi wisata edukasi unggulan.
Perpustakaan diharapkan tidak hanya menjadi tempat penyimpanan buku, tetapi juga memiliki daya tarik bagi wisatawan mancanegara maupun domestik.
Hal tersebut ditegaskan Asep Noordin saat mengunjungi Kantor Dinas Perpustakaan Kabupaten Pangandaran bersama Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Pangandaran dan Siswa-siswi SMKN 1 Padaherang, Selasa (7/4/2026).
Menurutnya, potensi kunjungan sekolah dari luar daerah seperti Bandung dan Jawa Tengah ke Pangandaran harus ditangkap sebagai peluang literasi.
“Perpustakaan ini harus menjadi salah satu destinasi, khususnya untuk wisata edukasi. Jadi, bukan sekadar kumpulan buku, tetapi harus memiliki daya dukung yang menjadi daya tarik bagi wisatawan,” ujar Asep Noordin.
Asep menambahkan, fasilitas seperti auditorium dan mini teater di gedung perpustakaan harus dioptimalkan. Ruangan tersebut bisa digunakan untuk memutar film edukasi tentang profil Pangandaran atau menjadi pusat informasi program pembangunan daerah bagi pengunjung.
Dalam kunjungan yang juga dihadiri para calon pemandu wisata (guide), Asep menekankan pentingnya kompetensi wawasan bagi para ujung tombak pariwisata tersebut. Ia berharap para pemandu tidak hanya sekadar mengantar, tetapi mampu menjelaskan kultur, alam, hingga dialektika masyarakat lokal secara mendalam.
“Jangan sampai wisatawan salah asuh. Guide harus capable, punya wawasan luas tentang sustainable tourism. Aktivitas keseharian masyarakat kita adalah daya tarik, dan itu harus dikomunikasikan dengan baik,” pungkasnya. ***







