Berita Pangandaran (Isikata) — Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H, MAN 2 Pangandaran meluncurkan program dakwah digital melalui kanal YouTube resmi madrasah serta berbagai platform media sosial lainnya, kamis (19/02/2026). Program ini menghadirkan konten religius berupa video murottal Al-Qur’an dan kultum (kuliah tujuh menit) yang diproduksi oleh guru dan siswa.
Kepala MAN 2 Pangandaran, Dadah Jubaedah, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa dakwah digital ini merupakan langkah strategis madrasah dalam mengoptimalkan teknologi untuk syiar Islam.
“Di era digital, dakwah tidak hanya dilakukan di mimbar, tetapi juga harus hadir di ruang-ruang digital. Melalui program ini, kami ingin MAN 2 Pangandaran menjadi pelopor dakwah yang edukatif, moderat, dan inspiratif bagi masyarakat,” ungkapnya.
Pembimbing keagamaan MAN 2 Pangandaran menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan karakter religius peserta didik.
“Melalui murottal dan kultum digital, siswa tidak hanya belajar membaca Al-Qur’an dan berdakwah, tetapi juga dilatih percaya diri, bertanggung jawab, serta memahami nilai-nilai Islam secara lebih mendalam,” tuturnya.
Konten murottal Al-Qur’an dan kultum dipublikasikan secara rutin selama bulan Ramadhan. Siswa dilibatkan sebagai pembaca Al-Qur’an, penceramah, serta tim kreatif produksi video, sehingga kegiatan ini sekaligus menjadi media pengembangan bakat dan literasi digital peserta didik.
Koordinator program dakwah digital MAN 2 Pangandaran Lilik Jalaluddin S. Pd menambahkan bahwa pemanfaatan media sosial diharapkan dapat menjangkau generasi muda yang akrab dengan teknologi.
“Dengan pendekatan digital, pesan-pesan keislaman bisa lebih mudah diterima dan dibagikan secara luas,” katanya.
Melalui program ini, MAN 2 Pangandaran berharap dapat menumbuhkan semangat religius, meningkatkan budaya literasi Al-Qur’an, serta memperkuat peran madrasah sebagai pusat pembinaan karakter islami di tengah masyarakat.***






