Berita  

Pentingnya Deteksi Dini Kanker Serviks yang Dapat Menyerang Perempuan Berbagai Usia

Berita Pangandaran (Isikata) – Kanker serviks bukan hanya menyerang perempuan usia lanjut namun dapat terjadi pada berbagai kelompok usia, terutama perempuan yang telah aktif secara seksual.

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RSUD Pandega Pangandaran, dr. Arieff Kustiandi, di acara Ngobatan (Ngobrol bareng seputar kesehatan) mengatakan pentingnya deteksi dini kanker serviks.

Kanker serviks umumnya mulai berkembang pada perempuan usia produktif, yakni rentang usia 30 hingga 50 tahun, namun proses infeksi virus penyebabnya bisa terjadi jauh lebih awal.

“Deteksi dini menjadi kunci utama dalam pencegahan dan penurunan angka kematian akibat kanker serviks,” katanya.

Pemeriksaan seperti Pap Smear atau IVA test sangat dianjurkan dilakukan secara rutin, terutama bagi perempuan yang sudah menikah atau aktif secara seksual. “Dengan deteksi dini, kanker serviks bisa ditemukan pada tahap prakanker, sehingga peluang kesembuhan sangat tinggi,” ujarnya.

Selain skrining rutin, dr. Arieff juga mengingatkan pentingnya vaksinasi HPV yang idealnya diberikan sejak usia 9 hingga 14 tahun, sebelum seseorang terpapar virus HPV.

“Vaksin HPV sangat efektif untuk mencegah infeksi virus penyebab kanker serviks. Namun bagi yang belum vaksin, skrining rutin tetap menjadi langkah perlindungan yang sangat penting,” tegasnya.

Saya berharap masyarakat terutama kaum perempuan makin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan tidak menunda-nunda pemeriksaan.

“Kanker serviks bisa dicegah dan diobati jika terdeteksi sejak awal, jangan sampai menunggu ada gejala baru periksa, lebih baik menjaga dari pada mengobati,” pungkasnya.***

Exit mobile version