Berita  

Waspada Abu Vulkanik, RSUD Pandega Pangandaran Rilis Panduan Mitigasi Kesehatan Warga

Berita Pangandaran, (Isikta.com) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Pangandaran mengimbau masyarakat untuk mewaspadai ancaman paparan abu vulkanik terhadap kesehatan pernapasan dan mata menyusul maraknya aktivitas vulkanik belakangan ini. Pihak rumah sakit menegaskan bahwa abu vulkanik memiliki karakteristik yang jauh lebih berbahaya ketimbang debu lingkungan biasa.

​Partikel abu vulkanik tersusun dari pecahan batuan, mineral, dan kaca vulkanik yang tajam dan abrasif. Bila terhirup atau kontak langsung dengan tubuh, partikel mikro ini dapat memicu mata perih, iritasi tenggorokan, batuk bersin, hingga sesak napas akut.

​”Abu vulkanik bukan sekadar debu biasa. Jika terhirup atau terkena tubuh, abu vulkanik dapat menyebabkan mata perih, tenggorokan tidak nyaman, batuk, hingga sesak napas,” tulis manajemen RSUD Pandega Pangandaran dalam imbauan resminya.

Baca juga  World Glaucoma Week, RSUD Pandega Ajak Tingkatkan Kesadaran Akan Glaukoma

Kelompok Rentan Diminta Ekstra Waspada

​RSUD Pandega menyoroti sejumlah kelompok yang paling rentan mengalami perburukan kondisi jika terpapar material vulkanik. Kelompok berisiko tinggi tersebut meliputi bayi dan anak-anak, ibu hamil, kelompok lanjut usia (lansia), serta penderita komorbiditas seperti asma, penyakit paru, maupun gangguan jantung.

​Selain itu, warga yang memiliki intensitas kerja atau aktivitas tinggi di ruang terbuka (outdoor) turut diminta meningkatkan proteksi diri secara ketat. Bila tidak diantisipasi dengan alat pelindung yang memadai, paparan berulang dapat mempercepat penurunan fungsi saluran pernapasan.

Langkah Mitigasi dan Kesiapsiagaan Fasilitas Medis

​Guna meminimalkan dampak buruk partikel abu di udara, RSUD Pandega merekomendasikan delapan langkah pencegahan praktis bagi masyarakat:

  • ​Membatasi aktivitas di luar ruangan dan menutup rapat pintu serta jendela rumah.
  • ​Menggunakan masker standar dan kacamata pelindung saat terpaksa bepergian.
  • ​Mengenakan pakaian lengan panjang serta sepatu tertutup.
  • ​Menutup rapat seluruh tempat penampungan air bersih dan wadah makanan konsumsi.
  • ​Menurunkan kecepatan serta meningkatkan kewaspadaan saat mengemudi di jalanan berdebu.
  • ​Membersihkan endapan abu vulkanik dengan cara membasahi permukaan terlebih dahulu agar partikel tidak beterbangan kembali ke udara.
Baca juga  Gedung Mapolres Pangandaran Diresmikan, Kapolda Jabar Minta Tingkatkan Pelayanan

​Manajemen RSUD Pandega mengingatkan masyarakat agar segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala sesak napas yang kian berat. Rumah sakit daerah tersebut menyiagakan instalasi gawat darurat (IGD) 24 jam melalui nomor darurat (0265) 7503045 guna merespons keluhan medis darurat warga.