Berita Pangandaran (Isikata)- Siswa MAN 2 Pangandaran yang tergabung dalam ekstrakurikuler Entrepreneur Madep Store membuka stand Ramadan sebagai upaya mengembangkan jiwa kewirausahaan di kalangan pelajar. Kegiatan ini dilaksanakan setiap sore bertempat di lingkungan MAN 2 Pangandaran.
Stand Ramadan yang dikelola oleh siswa ini menawarkan berbagai menu takjil yang diminati masyarakat, di antaranya pisang ijo, tahu walik, cilok ayam suwir, serta aneka minuman segar takjil lainnya. Produk-produk tersebut diolah langsung oleh siswa dengan bimbingan pembina ekstrakurikuler, sehingga mereka tidak hanya belajar menjual, tetapi juga memahami proses produksi, pemasaran, dan pelayanan konsumen.
Dalam pengelolaannya, Madep Store menerapkan sistem penjualan secara online dengan layanan delivery order (DO) untuk memudahkan konsumen yang tidak sempat datang langsung ke lokasi. Selain itu, masyarakat juga dapat datang langsung ke stand sambil ngabuburit untuk membeli takjil menjelang waktu berbuka puasa.
Pembina Ekstrakurikuler Entrepreneur MAN 2 Pangandaran, Ade Saeful Bustomi, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran kewirausahaan berbasis praktik.
“Kami ingin siswa tidak hanya memahami teori bisnis di kelas, tetapi juga mampu mempraktikkannya secara langsung. Melalui stand Ramadan ini, siswa belajar produksi, manajemen usaha, pemasaran digital, hingga pelayanan konsumen,” ujarnya.26/2/2026.
Sementara itu, Ketua Ekstrakurikuler Entrepreneur Madep Store, Dea, mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi siswa.
“Kami sangat antusias membuka stand Ramadan ini. Selain belajar berjualan, kami juga belajar bekerja sama, mengatur keuangan, dan melayani pelanggan. Semoga kegiatan ini bisa terus berjalan dan menginspirasi teman-teman untuk berwirausaha,” tuturnya.
Kepala MAN 2 Pangandaran, Dadah Jubaedah, mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai bentuk pembelajaran life skill bagi siswa.
“Program stand Ramadan ini sangat positif karena melatih kemandirian, kreativitas, dan jiwa entrepreneur siswa. Kami berharap kegiatan ini terus dikembangkan sebagai wahana pembelajaran kontekstual yang mendukung profil pelajar Pancasila dan kesiapan siswa menghadapi dunia kerja maupun usaha,” ungkapnya.
Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kewirausahaan seperti kreativitas, kerja keras, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama dalam tim. Program ini juga menjadi pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan teori kewirausahaan dengan praktik langsung di lapangan.
Dengan adanya stand Ramadan Madep Store, diharapkan siswa MAN 2 Pangandaran semakin termotivasi untuk menjadi generasi muda yang produktif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan dunia usaha di masa depan, sekaligus memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momen berkarya dan berbagi.***
