Berita  

Campak Datang Diam-Diam Kenali Tandanya Sejak Dini

Berita Pangandaran (Isikata) – Penyakit campak masih menjadi ancaman kesehatan, terutama pada anak-anak. Gejalanya sering muncul perlahan dan kerap disalahartikan sebagai penyakit biasa.
Dokter spesialis anak RSUD Pandega Pangandaran, Dyah Rahmawanti, mengatakan campak biasanya diawali dengan gejala ringan sebelum berkembang menjadi lebih serius.

“Campak sering datang diam-diam. Awalnya anak hanya mengalami demam, batuk, pilek, dan mata merah, sehingga sering dianggap flu biasa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tanda khas campak baru terlihat beberapa hari kemudian, yakni munculnya ruam kemerahan yang dimulai dari wajah lalu menyebar ke seluruh tubuh.
Selain itu, terdapat pula bercak putih kecil di dalam mulut yang menjadi salah satu ciri spesifik penyakit ini.

Baca juga  PAD Pangandaran Capai 9 Miliar Selama Libur Lebaran 2025

Menurut Dyah, penanganan yang terlambat dapat memicu komplikasi serius, seperti infeksi paru hingga gangguan pada sistem saraf.

“Jika tidak ditangani dengan baik, campak bisa berbahaya, terutama pada anak dengan daya tahan tubuh rendah,” jelasnya.

Ia mengimbau orang tua untuk segera membawa anak ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala awal tersebut, terlebih jika disertai demam tinggi dan ruam.

Selain itu, pencegahan paling efektif dilakukan melalui imunisasi campak yang rutin diberikan pada anak.

“Imunisasi sangat penting untuk melindungi anak dari risiko campak dan komplikasinya,” tegasnya.

Dyah juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta membatasi kontak dengan penderita guna mencegah penularan.
Dengan mengenali gejala sejak dini, diharapkan kasus campak dapat segera ditangani dan tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.***