Berita  

Jaipong dan Pencak Silat Warnai Reses Tina Wiryawati di Kota Banjar

BANJAR, (Isikata)  – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Hj. Tina Wiryawati, menggelar kegiatan reses Tahun Anggaran 2026 yang dirangkaikan dengan program “Sapa Warga Berbasis Budaya” di GOR Kelurahan Banjar, Kota Banjar, Minggu (14/6/2026).

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana penyerapan aspirasi masyarakat, tetapi juga dimanfaatkan untuk mengedukasi peserta mengenai pentingnya pelestarian budaya daerah di tengah perkembangan zaman dan masuknya berbagai pengaruh budaya global.

Dalam sambutannya, Tina menjelaskan bahwa pelaksanaan reses kali ini memiliki pendekatan berbeda dibandingkan kegiatan sebelumnya yang dilaksanakan di sejumlah titik di daerah pemilihannya, seperti Banjarsari dan Lakbok, Kabupaten Ciamis. Menurutnya, kegiatan di Kota Banjar lebih difokuskan kepada peserta internal sebagai bagian dari pembekalan menjelang pendidikan kader Partai Gerindra yang akan dilaksanakan pada Juli mendatang.

Baca juga  Polres Pangandaran Kerahkan 2000 Personel Amankan Nataru

Meski demikian, isu pelestarian budaya tetap menjadi tema utama yang diangkat dalam kegiatan tersebut. Tina mengatakan, pemilihan tema budaya sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya daerah melalui berbagai kebijakan, termasuk regulasi yang mengatur pelestarian budaya.

“Kami ingin budaya lokal tetap hidup dan dikenal oleh generasi muda. Jangan sampai mereka lebih mengenal budaya luar dibandingkan budaya yang menjadi identitas daerah dan bangsa sendiri,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya, kegiatan tersebut turut menampilkan berbagai kesenian tradisional yang berkembang di masyarakat, di antaranya tari Jaipong dan pencak silat. Ke depan, Tina berencana terus menghadirkan berbagai pertunjukan budaya Sunda maupun budaya nusantara lainnya dalam setiap kegiatan yang digelar di daerah pemilihannya.

Baca juga  Ketua Formagat, Akan Kembali Hidupkan Gerakan Sadar Membaca

Menurutnya, pelibatan generasi muda dalam kegiatan budaya menjadi langkah penting untuk menjaga keberlangsungan warisan leluhur. Ia menilai anak muda perlu diberikan ruang untuk mengenal, mempelajari, sekaligus menjadi pelaku dalam berbagai aktivitas seni dan budaya.

Selain menyoroti pelestarian budaya, Tina juga mengajak generasi muda untuk memiliki kepedulian terhadap bangsa dan negara. Ia menegaskan bahwa menjaga budaya merupakan bagian dari upaya memperkuat identitas nasional dan memperkokoh semangat kebangsaan.

“Saya berharap anak-anak muda menjadi generasi yang peduli terhadap bangsa, menjaga NKRI, sekaligus bangga terhadap budayanya sendiri. Dengan begitu, jati diri bangsa akan tetap terpelihara di tengah derasnya pengaruh budaya dari luar,” katanya.

Melalui kegiatan Sapa Warga Berbasis Budaya, Tina berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga dan melestarikan budaya lokal semakin meningkat, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang mampu menjadi penerus dan penjaga nilai-nilai budaya bangsa.